Inilah Kronologi Sejarah Kondisi Bumi Sebelum Dihuni Manusia

Beginilah Kronologi Sejarah Kondisi Bumi Sebelum Dihuni Manusia
Beginilah Kronologi Sejarah Kondisi Bumi Sebelum Dihuni Manusia

KECEHINTECH – Bumi tidak serta merta hadir seperti yang kalian lihat hari ini. Tidak pula sesederhana dinosaurus pernah ada kemudian punah dan berevolusi. Dalam waktu yang panjang, para ilmuwan bekerja keras untuk mengetahui bagaimana bumi mulai terbentuk, hingga ditemukanlah sejumlah asumsi yang disertai penelitian demi mengetahui keadaan bumi sebelum adanya kehidupan. Jadi dari mana bumi bermula? Bahkan kita bisa memulainya dari bermiliar-miliar tahun lalu ketika matahari terbentuk!

Hanya ada awan debu dan gas, 6 miliar tahun yang lalu bumi dan tata surya kita sama sekali tidak bisa dikenali hanya ada awan debu dan gas yang mana pada suatu waktu. Sesuatu terjadi dan ini dianggap sebagai awal dari sebuah kehidupan, hal ini mengarah pada serangkaian kejadian yang menciptakan gangguan pada awan debut tersebut, salah satu kepercayaan umum di antara para ilmuwan adalah bahwa bintang yang jauh untuk menciptakan ledakan Supernova.

Untuk selanjutnya mengganggu awan debu dan menyebabkannya piringan gas dan debu yang berbentuk dan berputar ini kemudian dikenal sebagai nebula Surya semakin cepat awan berputar semakin banyak pula debu dan gas yang terkonsentrasi di pusatnya, sehingga semakin memicu kecepatan seiring berjalannya waktu gravitasi di pusat awal menjadi begitu kuat, sehingga atom hidrogen mulai bergerak lebih cepat dan keras membentuk helium dan melepaskan sejumlah besar merupakan titik pusat.

Konsolidasi 4,54 miliar tahun lalu hari mulai terbentuk bahan yang tersisa mulai menggumpal partikel-partikel kecil lalu berkumpul terikat oleh gaya gravitasi dan menjadi partikel-partikel yang lebih besar, pada awal evolusinya bumi mengalami benturan oleh benda besar yang melontarkan potongan-potongan mantel planet mudah keluar angkasa.

Gravitasi inilah yang selanjutnya menarik banyak dari potongan-potongan bersama untuk membentuk bulan dengan mengukur usia bebatuan di bulan serta meteoroid yang ditemukan di bumi para ilmuwan memperkirakan bumi terkonsolidasi 4,54 miliar tahun lalu, sekaligus terbentuk oleh serangkaian tabrakan yang terjadi kurang dari 100 juta tahun setelah tata surya bersatu, nah panas yang bergejolak dan melahirkan Gunung Api Purba kondisi ini lantas membuat bumi menyerupai Venus untuk sementara waktu dengan atmosfer yang kabur dan beruap.

Bumi dipenuhi air 3 miliar tahun lalu bumi masih berupa bola pijar yang panas dengan suhu permukaan mencapai 4000 derajat Celcius, anak dasar inilah anggapan bahwa bumi dipenuhi air di masa lalu hadir teori yang dikemukakan oleh para ilmuwan dari Universitas Harvard menyatakan sekitar 3 hingga 4,5 miliar tahun yang lalu bumi mungkin dahulunya adalah dunia air dengan lautan Global besar yang bahkan cukup untuk menenggelamkan Gunung Everest.

Baca Juga :   Ternyata Peta Dunia yang Kita Pakai Selama Ini Salah

Hanya saja bagian permukaan bumi mulai mendingin secara berangsur-angsur proses pendinginan inilah yang akhirnya membuat bagian luar bumi membeku dan membentuk lapisan kerak bumi atau litosfer dengan catatan bagian dalam bumi masih dalam keadaan panas serta berpijar hingga saat ini, selain membentuk kerak bumi pendinginan massa bumi juga mengakibatkan penguapan yang sangat besar di angkasa.

Proses ini terjadi dalam waktu jutaan tahun hingga terjadi akumulasi uap serta gas dengan jumlah besar pada saat uap air yang terkumpul di atmosfer dalam waktu jutaan tahun, akhirnya dijatuhkan sebagai hujan untuk pertama kalinya di bumi dengan intensitas yang tinggi dan waktu yang lama pendinginan Global juga memungkinkan air yang menenggelamkan mantel, perlahan-lahan terisolasi membeku yang kemudian menimbulkan daratan yang terlihat sampai saat ini.

Masa tenang yang masih menjadi misteri setelah tingkat oksigen atmosfer melonjak 2,4 miliar tahun yang lalu tidak banyak yang terjadi di Bumi selama 1 miliar tahun berikutnya, bumi begitu tenang sehingga para ilmuwan menyebut rentang waktu ini sebagai boring pilin pergerakan tektonik, juga tenang pada waktu itu juga dari Universitas menganalisis studi tentang gerakan benua dengan proses geologi untuk melihat bagaimana mereka sejalan dengan periode ini hasilnya sekitar 1,8 miliar tahun yang lalu.

Inti Amerika Utara modern Eropa baltik dan Siberia pertabrakan dan membentuk bagian dari super benua yang disebut dunia yang mencakup sebagian besar daratan planet ini mereka menemukan bahwa dunia secara mengejutkan stabil, dan sebagian besar tinggal di zona tropis dan beriklim sedang sebelum pecah 750 juta tahun yang lalu benua terjebak di superbenua saat masa-masa boring banyak peneliti berpikir ada hubungan antara kurangnya aktivitas tektonik dan alasan statis panjang itu masih benua besar terkoyak 750 juta tahun yang lalu.

Memicu kedinginan Global yang disebut bumipula salju model ini menunjukkan bahwa planet bumi tampak seperti Bola Salju lembek yang hampir seluruhnya tertutup letter letusan gunung berapi dan pelapukan batuan yang menyertai pecahnya benua super telah menjebak karbondioksida mendinginkan planet secara besar-besaran, ahli geologi telah menemukan bukti gletser di setiap benua bahkan di tempat yang berada di garis lintang tropis.

Bumi menopang kehidupan kompleks setelah masa membeku terlewati kondisi lingkungan bumi menjadi lebih baik dan dapat menopang kehidupan yang lebih kompleks di mana proses selanjutnya berkaitan dengan tingkat oksigen atmosfer yang mulai meningkat lagi kira-kira 650 juta tahun lalu, ketika hewan pertama muncul.

Baca Juga :   Inilah Sejarah dan Fakta Menarik Negara Paraguay

Para ahli biologi berasumsi bahwa munculnya kehidupan yang kompleks adalah keniscayaan evolusioner setelah kehidupan sederhana muncul secara bertahap berkembang menjadi bentuk yang lebih kompleks hingga akhirnya memunculkan hewan dan tumbuhan tapi sepertinya bukan itu yang terjadi sebab setelah sel-sel pertama kali muncul.

Ada jeda yang sangat lama sebelum sel-sel Kompleks berevolusi mengutip perusahaan yakni nenek moyang awal dari tumbuhan dan hewan kompleks pada zaman tersebut karena sudah memiliki nukleus dan organel yang bermembran organisme.

Inilah yang kemudian memiliki peranan dalam menurunkan materi genetik pada keturunan-keturunannya pada masa yang akan datang makhluk hidup bersel tunggal tersebut pada akhirnya berevolusi dalam rentang waktu ratusan juta tahun dan membentuk dua kelas terbesar yakni tanaman purba dan cikal bakal nenek moyang kita hewan purba.

Evolusi dan kepunahan massal berawal dari evolusi eukariota bersel tunggal di masa lalu masa-masa ratusan juta tahun yang dilewati oleh bumi akhirnya membentuk banyak kehidupan yang lebih kompleks para ilmuwan bahkan berhasil membuktikan ada banyak sekali jenis kehidupan flora dan fauna pada rentang 100 hingga 900 juta tahun silam.

Kehidupan multisel misalnya pertama kali terbentuk pada 900 juta tahun silam di mana adalah satu diantaranya kemudian sekitar 600 juta tahun yang lalu muncul pula bakteri dan kuman pada 500 juta tahun silam makhluk hidup yang dianggap sebagai nenek moyang, ubur-ubur pun mulai terbentuk untuk selanjutnya kehidupan kompleks di laut terjadi pada 400 juta tahun yang lalu saat kehidupan ikan bertulang keras dan ikan bertulang rawan mulai terbentuk.

Namun bumi telah mengalami kepunahan massal sejak periode kambrio tetapi yang terbesar dalam catatan fosil adalah pada periode permian 252 juta tahun yang lalu, dari 60.000 tahun dibandingkan dengan 85% kehidupan selama kepunahan yang membunuh dinosaurus pada akhir periode kapur 66 juta tahun yang lalu beberapa burung purba dalam family dinosaurus diyakini telah berevolusi selama ratusan juta tahun menjadi unggas dan burung modern itulah tadi gambaran bumi di masa lalu yang telah dijabarkan sebaik mungkin melalui penelitian para ahli. Bagaimana pendapat kalian terkait ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *