PRODUKSI IKAN SARDEN DENGAN TEKNOLOGI CANGGIH

PRODUKSI IKAN SARDEN DENGAN TEKNOLOGI CANGGIH
PRODUKSI IKAN SARDEN DENGAN TEKNOLOGI CANGGIH

KECEHINTECH – Salah satu olahan ikan yang paling populer adalah ikan dalam kemasan kaleng. hal ini karena selain instan dan dapat disimpan dalam waktu yang lama, ikan sarden juga terhitung memiliki kandungan banyak asam lemak, omega-3 yang sehat, yang dapat mengurangi peradangan, membantu melindungi jantung, dan mencegah penyakit kronis.

Popularitasnya telah ada sejak dulu, sebab bisa jadi pilihan lauk utama ketika rasa lapar melanda.Secara global, tingkat permintaan akan ikan sarden bisa mencapai 3,6 juta ton pada tahun 2023. Jenis yang paling populer dan biasanya dijual di pasaran adalah Sardina Pilchardus, Sardinella Gibbosa, dan Sardinella Longiceps. pada video kali ini, rekayasa produksi akan mengajak kalian untuk mengunjungi proses produksi ikan sarden di pabrik dan melihat setiap tahapannya.

Tahukah kamu bahwa kata sarden dalam kemasan kaleng merujuk kepada jenis ikan yang diawetkan dan bukanlah sebuah merek dagang biasanya dikemas dalam kaleng ikan makarel adalah pilihan ikan yang lazim diawetkan di dalam kaleng jalan kaleng ini dimulai di laut di tempat penangkapan ikan di kapal ini

Habitat ikan sarden banyak terdapat pada perairan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik di Indonesia sendiri dapat ditemukan di Selat Bali ikan ini merupakan jenis ikan yang lincah dan dapat berenang dengan cepat di dalam kelompok Sehingga dalam penangkapannya nelayan dapat langsung mendapatkan banyak tangkapan sarden biasanya menggunakan Fishfinder untuk menemukan kawan angin atau dari geledug air dalam kelompok

Setelah nelayan menangkap ikan tangkapan ini dengan segera ikan ini dijatuhkan ke tempat penyimpanan di bawah S untuk menjaganya tetap segar setelah di dermaga ikan-ikan ini dengan segera dibawa ke pabrik pengolahan untuk segera dilakukan pengolahan sementara itu sebelum mulai pengolahan suhu ikan akan dicek untuk memastikan ikan memiliki suhu dibawah 5 derajat Celcius hal ini untuk menghindari pembusukan

Baca Juga :   Honda Akan Gunakan Pengisian Daya EV Tesla di Amerika Utara

Kemudian membuka tempat penyimpanan dan membiarkan ikan-ikan ini meluncur ke tempat penyortiran setiap baris memiliki ukuran tertentu memungkinkan ikan akan jatuh melalui celah kebab dibawahnya ikan ini akan diurutkan melalui dari yang terkecil sedang dan besar kemudian pekerja akan membuat ikan dan memasukkannya ke dalam mesin yang digunakan untuk menghilangkan sisik ikan mesin ini membutuhkan waktu 3 sampai 11 menit tergantung pada ukuran ikan yang dimasukkan setelah keluar dari mesin ini ikan sarden ini benar-benar bersih dari sisi untuk pemisahan kepala dan ekor ikan terdapat dua metode pertama metode otomatis dan kedua metode manual.

Pada langkah otomatis bekerja hanya perlu mendapatkan sabyan yang sudah dibersihkan ke dalam nampan nampan ini akan membawa sampai ke mesin pemotong bekerja mengatur sarden di atas nampan sedemikian rupa sehingga bila di dalam mesin akan memotong kepala dan ekornya dalam proses mesin ini juga membersihkan tubuh sarden.

Pada langkah manual pemotongan kepala dan ekor ini akan dilakukan oleh manusia mereka akan memotong kepala dan ekor serta membersihkan kotoran ikan dan kemudian menempatkannya di conveyor berjalan itu kaleng-kaleng pengepakan dalam berbagai bentuk berjalan di atas conveyor ke tempat kerja dengan sisi bawahnya menghadap ke atas dan terbuka bekerja kemudian mengisi kaleng secara manual.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan masuknya benda asing ke dalam kaleng pekerjaan menggunakan pengalamannya untuk memperkirakan berat yang dibutuhkan pekerja dapat menambahkan atau mengurangi potongan ikan untuk menyesuaikan berat yang tetap dan sama satu persatu sebelum dikukus pekerja memastikan setiap kaleng memiliki jumlah yang sesuai

Baca Juga :   Perkembangan Teknologi Terbaru dan Dampaknya bagi Masyarakat

Setelah selesai menimbang pekerja mendapatkan kaleng ini kedalam keranjang kemudian bekerja lain membalik set kaleng dan mengirimkan kaleng dengan kondisi bawah terbuka ke dalam oven yang memasak sarden pada suhu sekitar 100 derajat Celcius ikan ini akan dikukus selama sekitar 25 menit baru setelah itu set kaleng ini dikeluarkan dan pekerja membalikkan kaleng lagi dan memindahkannya ke sistem conveyor.

Semua tarian yang telah dimasak secara bertahap disalurkan ke dalam satu baris dan mengarahkannya ke setiap bagian produk sesuai dengan jenis rasa yang diinginkan bahasa original biasanya ikan hanya ditambahkan minyak Sedangkan untuk varian lain ikan akan ditambahkan dengan saus tomat dan juga rasa tertentu mesin pengisi, mengisi kaleng dengan saus secara penuh baru kemudian masuk ke dalam mesin yang menghilangkan saus yang berlebih sehingga mudah untuk ditutup oleh mesin mesin penyegel akan menutup tutup kaleng ikan.

Sehingga ketika mereka keluar dari mesin ini kaleng ini akan sudah kedap udara kaleng-kaleng ini kemudian masuk ke mesin yang mencucinya di dalam air sekitar 90 derajat Celcius dan membuatnya bersih serta higienis.

Palet kaleng kemudian masuk ke ruang yang disterilkan produk agar tetap segar produk jadi keluar dari mesin dengan label penuh warna yang menarik dan siap dikirim ke pelanggan berbagi rasa dari kemasan yang mudah dibuka yang menjaga ikan tetap segar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *