Pertandingan Kemarin Malam Indonesia 1-3 Iraq

KECEHINTECH – Dalam pertandingan yang menjadi momentum kembalinya Indonesia ke turnamen setelah 16 tahun absen, tim pelatih Shin Tae-yong saling serang dengan lawan mereka, tetapi akhirnya kehilangan tenaga saat pertandingan berlangsung. Sementara itu, tim pelatih Jesus Casas datang dengan kekuatan penuh dan hampir saja unggul setelah hanya tiga menit ketika Ali Adnan mengirim tendangan bebas dari kanan yang dikepalai oleh Osama Rashid melebar.

Kilas Balik Pertandingan

Indonesia merespons hampir seketika, setelah crossing ke kotak Irak ditolak oleh kiper Jalal Hassan namun hanya sampai ke Marcelino Ferdinan yang melepaskan tembakan pertama namun menyaksikannya membentur bagian atas mistar gawang dan masuk ke belakang. Seperti yang dilakukannya di UAE lima tahun lalu, Mohanad Ali membuka akun Piala Asia AFC Irak lagi. Pemain depan 23 tahun itu pertama-tama merebut bola yang lepas di setengah lapangan Indonesia, maju ke kotak penalti sebelum mengaplikasikan finishing yang tenang melewati kiper pada menit ke-17.

Dengan delapan menit tersisa hingga istirahat, Tim Garuda mengembalikan kedudukan setelah bek kanan muda Elkan Baggott menunjukkan keterampilan hebat dengan menggiring melewati bek lawan sebelum mengirim umpan rendah kepada Ferdinan, memungkinkan yang terakhir untuk menyambar gol penyama kedudukan. Detik sebelum akhir babak pertama, Singa Mesopotamia kembali unggul melalui Rashid yang berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat untuk mencocor bola dari jarak dekat setelah kiper Ernando Ari memukul tembakan terukur Ali Jasim ke jalurnya dan gelandang tersebut tidak melakukan kesalahan untuk membuatnya 2-1.

Baca Juga :   Pertandingan Sengit Jepang vs Vietnam di Piala Asia AFC

Amir Al Ammari mengira dia telah memperpanjang keunggulan Irak segera setelah babak kedua dimulai ketika dia menyontek umpan dari Jasim ke sudut bawah, tetapi bendera telah dikibarkan, menggulingkannya offside; keputusan yang dikonfirmasi oleh pemeriksaan VAR berikutnya. Gol ketiga Irak datang pada menit ke-75 melalui pemain pengganti Aymen Hussein yang memenangkan duel udara di dalam kotak Indonesia sebelum melepaskan tembakan voli setengah lapangan ke atap gawang untuk memperlebar keunggulan negaranya.

Proyeksi Masa Depan

Pertandingan berikutnya Irak melibas juara bertahan Jepang di Stadion Education City pada Jumat, sementara Indonesia akan mengejar kemenangan Piala Asia AFC pertama mereka sejak 2007 ketika mereka menghadapi Vietnam di Stadion Abdullah bin Khalifa pada hari yang sama.

Analisis Taktik dan Keunggulan Tim

Gaya Bermain Timnas Indonesia

Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong menampilkan gaya bermain yang menekankan serangan cepat dan kreatif. Meskipun kekalahan dalam pertandingan melawan Irak, mereka berhasil menyamakan kedudukan melalui upaya individu Elkan Baggott yang memukau. Peningkatan performa ini menunjukkan bahwa tim ini memiliki potensi yang harus diakui di tingkat Asia.

Baca Juga :   Alasan PSSI Cari 'Pengganti' Shin Tae-Yong Untuk Tahun Depan

Kunci Keberhasilan Irak

Irak, yang dipimpin oleh pelatih Jesus Casas, menunjukkan kualitas menyerang yang luar biasa. Rashid dan Ali Adnan menjadi pemain kunci dengan serangan dari sisi sayap, sementara Mohanad Ali tampil sebagai penyelesaian yang tenang di depan gawang. Keunggulan dalam penguasaan bola dan serangan balik cepat membuktikan kekuatan inti Irak.

Catatan Penting Pertandingan

Pertandingan ini disorot oleh beberapa momen penting, termasuk tendangan bebas Ali Adnan yang hampir membuka skor pada menit ketiga, dan gol penyeimbang Indonesia melalui Marcelino Ferdinan. Meskipun kekalahan, Indonesia menunjukkan semangat dan kemampuan taktis yang layak diperhitungkan.

Dalam pertandingan yang penuh gairah antara Indonesia dan Irak, meskipun hasilnya tidak mendukung Timnas Indonesia, penampilan mereka memberikan sinyal positif ke depan. Irak, dengan kemenangan 3-1, menunjukkan kelasnya sebagai salah satu peserta kuat di Piala Asia AFC. Kami menantikan pertandingan berikutnya dan berharap Indonesia dapat memperoleh kemenangan yang dinantikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *