BEGINI TAHAPAN PERTANIAN KUBIS MERAH MODERN DI INGGRIS

BEGINI TAHAPAN PERTANIAN KUBIS MERAH MODERN DI INGGRIS
BEGINI TAHAPAN PERTANIAN KUBIS MERAH MODERN DI INGGRIS

KECEHINTECH – Kita mungkin sudah sangat familiar dengan sayuran satu ini adalah salah satu sayuran yang mudah ditemukan di pasaran hampir di semua negara. Walau begitu kebanyakan dari kalian mungkin hanya mengenal kubis yang berwarna hijau namun ternyata selain berwarna hijau juga ada yang memiliki warna ungu atau juga dikenal dengan nama kubis merah, warna cookies ini mungkin cukup menarik kalian untuk mencicipinya tetapi perlu kalian tahu soal rasa tidak jauh berbeda dengan kubis hijau.

Jika dilihat dari kandungan gizinya kubis merah memiliki keunggulan 10 kali lipat lebih banyak menghasilkan vitamin A dan 2 kali lipat mengandung zat besi dari pada kubis hijau. Selain itu kubis merah kaya akan fitokimia antioksidan vitamin mineral dan serat makanan, namun seperti biasa akan mengulasnya dari proses pertanian Adapun tahapan proses dan perlakuannya baik kubis merah dan kubis hijau tidak jauh berbeda pada pertanian modern ini akan mengajak kalian melihat tahapan proses panen kubis hijau di Inggris tepatnya di pinggir kota Cambridge.

Petani kubis di Cambridge telah menanam dan memasarkan kubis di Inggris untuk lebih dari 30 tahun di tempat ini memiliki tanah yang gelap dan baik untuk pertumbuhan kubis, perlu sahabat tahu kubis menyukai tanah gembur bertekstur dengan PH antara 6 hingga 6,5 tanaman kubis tumbuh baik pada ketinggian 800 M diatas permukaan laut ke atas dengan temperatur suhu antara 15 hingga 20 derajat Celsius.

Proses pertanian kubis dimulai dengan persiapan larang petani akan membajak tanah untuk menggemburkan tanah dengan kedalaman antara 20 hingga 35 cm, traktor ini traktor ini akan membuat bedeng akan menyemprotkan pupuk cair untuk memulai musim tanam sementara itu di device pembibitan pekerja akan mencampurkan tanah dan pupuk kompos dan membawanya ke ruang produksi alam yang terbuat dari kertas dan ditempatkan pada alat pengemasan bibit modern.

Selanjutnya mesin pengisi benih kubis akan memasukkan satu persatu ke setiap lubang tersebut, kemudian nampan ini akan dipindahkan pada ruang pembibitan di rumah kaca iya kan disiram secara teratur di awal pertumbuhannya, untuk membantu fotosintesis di beberapa ruang disediakan lampu ultraviolet pada musim dimana cahaya matahari lebih sedikit akan berada di antara 3 hingga 4 Minggu hingga memiliki empat hingga lima daun dan siap untuk dipindahkan ke ladang utama.

Baca Juga :   Pekerjaan Ini Bakal Jadi yang Pertama Tergantikan oleh AI

Petani di sini biasanya menanam Rp100.000 per hektar kubik musim panas, ditanam pada bulan Maret dan akan dapat dipanen pada musim panas di awal bulan Juni, untuk penanamannya petani menggunakan dua macam mesin tenun, anak pertama mesin semi otomatis transplantasi dalam operasinya mesin ini masih membutuhkan banyak tenaga manusia yang dibagi menjadi dua kelompok pekerja yang menanam bibit pada mesin penanam dan pekerja yang mengawasi jarak di bagian belakang yang berjalan kaki

Sementara itu untuk mesin kedua yaitu full otomatis transplanter dalam operasinya hanya dibutuhkan tiga orang dan satu driver yang menjalankan traktor mesin, dan 2 orang yang bertugas melainkan bibit kubis ke mesin penanam pertama pekerja memasukkan dan menata bibit kubis pada rak bagian belakang mesin penanam.

Kemudian setelah terisi penuh pekerja hanya perlu mainkan ujung kertas bibit kubis ke mesin dan mesin akan menarik secara otomatis dan menanamnya sembari traktor berjarak mesin ini dapat menanam 6 baris kubis sekaligus, dalam sekali jalan setelah penanaman selesai dan di 45 hari pertama tanaman kubis memasuki waktu pembentukan kubis.

Petani perlu melakukan penyiraman rutin baik menggunakan selang dengan irigasi tetes atau juga menggunakan Sprinkle indication lain, penyiraman penyiangan gulma juga biasanya dilakukan dengan traktor khusus yang akan berjalan, di antara barisan kubis muda juga dilakukan untuk penanganan hama pada tanaman kubis tanaman kubis dapat dipanen setelah usia 81 hingga 105 hari, apabila pinggir daun keluar di bagian atas perut telah melengkung keluar serta berwarna sedikit ungu dan proposisi bagian dalam telah padat berisi.

Selain itu juga dapat membedakannya dari bunyinya yang sudah siap panen memiliki bunyi nyaring saat diketuk setelah petani memeriksa dan mengambil beberapa sampel pekerja akan diturunkan pada waktu yang tepat untuk melaksanakan pemanenan, seperti halnya penanaman bibit kubis pada saat pemanenan kubis juga dibagi menjadi dua metode, pemanenan kubis pertama pemanenan dengan full automatic harvester proses pemanenan ini dapat dilakukan hanya oleh dua orang saja rangkaian mesin pemanen ini akan ditarik oleh dua traktor di mana satu traktor menarik mesin pemanen sedangkan faktor lainnya menarik back atau Keranjang tempat menampung hasil panen.

Baca Juga :   Penayangan Video TikTok Agar FYP ditentukan Karyawannya

Mesin ini akan mencabut tanaman kubis dengan akarnya kemudian sebilah pisau akan memotong dan memisahkan kubis muda dari pangkal tanaman di sebelah kiri mesin pemanen semi otomatis banyak melibatkan tenaga kerja dalam proses pematangannya. Walau begitu di beberapa petani untuk produk kubis premium mereka lebih menyukai mesin semi otomatis hal ini Karena manusia lebih memungkinkan meminimalisir benturan pada saat proses pemanenan.

Mesin pemanen kumis semi otomatis dibagi menjadi dua kelompok kelompok pertama adalah pekerja yang bertugas di depan mesin dimana para pekerja bertugas untuk memotong kubis dari pangkal tanaman, mengupas daun tua dan menempatkannya pada conveyor konser ini kemudian membawa kubis ke bagian belakang menuju kelompok pekerja kedua yang bertugas untuk membungkus kubis dengan plastik, mulai beli dan mengemasnya pada kardus cari mesin pemanen semi otomatis ini adalah produk kubus yang sudah siap langsung didistribusikan ke pelanggan untuk produk yang lebih segar.

Tim kelompok pemanen ini dapat memanen sekitar 50.000 kubik per detik sehingga Petani sering menggandakan menjadi Rp100.000 per hari yang akan keluar dari mesin pemanen semi otomatis ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *